Terungkap, Ini 5 Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia

Intan Afika Nuur Aziizah
Makanan penambah darah (Foto: Healthline)

Terlebih lagi, suplemen minyak ikan kerap dikaitkan dengan penurunan tekanan darah tinggi dan peningkatan aliran darah di otot rangka selama dan setelah berolahraga. Sebuah penelitian pada 10 pria sehat menemukan, mengonsumsi minyak ikan dosis tinggi, yakni 4,2 gram setiap hari selama empat minggu, secara signifikan meningkatkan aliran darah ke kaki setelah berolahraga.

3. Daging merah dan unggas

Makanan penambah darah berikutnya adalah daging merah dan unggas. Di dalam 100 gram daging merah, seperti daging sapi dan daging kambing, terdapat sekitar 2,7 mg zat besi. Nah, makan makanan kaya zat besi ini dapat meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh. Zat besi diketahui dapat membantu produksi hemoglobin yang dibutuhkan sel darah merah. Dengan mengonsumsi daging merah, Anda sudah bisa memenuhi setidaknya 15 persen asupan zat besi harian. Sementara itu, mengonsumsi 100 gram daging unggas, seperti ayam dan bebek, dapat memenuhi sekitar 13 persen asupan zat besi harian Anda.

4. Cabai rawit

Makanan penambah darah lainnya adalah cabai rawit. Cabai rawit mendapat cita rasa pedas dari fitokimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang dapat meningkatkan aliran darah ke jaringan dengan menurunkan tekanan darah dan merangsang pelepasan oksida nitrat serta vasodilator lainnya atau senyawa yang membantu memperluas pembuluh darah Anda.

Vasodilator memungkinkan darah mengalir lebih mudah melalui pembuluh darah dan arteri dengan mengendurkan otot-otot kecil yang ditemukan di dinding pembuluh darah. Penelitian menunjukkan, menelan cabai rawit dapat meningkatkan sirkulasi, meningkatkan kekuatan pembuluh darah dan mengurangi penumpukan plak di arteri Anda.

5. Sayuran Hijau

Makanan penambah darah terakhir ada sayuran berdaun hijau, seperti bayam. Sayuran ini mengandung nitrat yang tinggi, yang diubah tubuh Anda menjadi oksida nitrat, suatu vasodilator kuat. Makan makanan kaya nitrat dapat membantu meningkatkan sirkulasi dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga darah Anda akan mengalir lebih mudah. Dalam penelitian 27 orang, mereka yang mengonsumsi bayam tinggi nitrat (845 mg) setiap hari selama tujuh hari mengalami peningkatan yang signifikan dalam tekanan darah dan aliran darah dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yoghurt Belum Tentu Sehat! Menkes Budi Ungkap Fakta Mengejutkan

57 tahun lalu

Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?

57 tahun lalu

Camilan Praktis Makin Digemari Gen Z, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal