1. Sayur Besan
Makanan khas Betawi yang hampir punah pertama ada sayur besan. Keberadaan sayur ini sangatlah langka. Salah satu penyebabnya adalah bahan utamanya yang tidak mudah didapat, jarang ada warung Betawi yang menyajikan menu masakan tradisional ini.
Sesuai dengan namanya, sayur ini identik dengan hubungan antara besan. Bagi masyarakat Betawi, masakan ini tidak hanya berperan sebagai pelengkap menu makanan, tetapi memiliki simbol dan makna tertentu dalam upacara adat atau pernikahan.
Menu ini melambangkan pengormatan terhadap orang tua mempelai. Pada zaman dahulu, orang tua pengantin pria baru boleh berkunjung ke rumah orang tua pengantin wanita setelah pesta pernikahan selesai. Keluarga dari pihak lelaki akan membawa sayur besan untuk diberikan kepada keluarga perempuan.
Sayur besan merupakan masakan berkuah santan yang berisi terubuk, kentang, soun atau bihun, petai, dan ebi. Warnanya kekuningan. Untuk rasa mirip dengan laksa Betawi.
Sayur Babanci atau Ketupat Babanci adalah salah satu makanan khas Betawi yang hampir punah. Sayur ini langka karena bahan dan rempah-rempah yang digunakannya sulit didapat. Warga Betawi biasanya menyajikan hidangan ini hanya pada hari-hari tertentu, seperti buka puasa bersama pada Ramadan, Hari Raya Idul Fitri, dan Hari Raya Idul Adha.