Kurangi Konsumsi Camilan yang Mengandung Gula dan Garam, Ini Alasannya

Vien Dimyati
Atur konsumsi gula, garam, dan lemak untuk mencegah obesitas (Foto: Health Beat)

JAKARTA, iNews.id - Obesitas merupakan salah satu gangguan pada tubuh yang melibatkan lemak berlebihan. Jika dibiarkan, obesitas dapat memicu masalah kesehatan.

Obesitas sering kali terjadi karena kalori yang masuk lebih banyak daripada yang dibakar melalui olahraga dan kegiatan normal sehari-hari.

dr. Elvieda Sariwati, M.Epid, Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan mengatakan, masyarakat kelompok usia dewasa muda berpotensi mengalami obesitas karena terjadinya perubahan aktivitas fisik dan meningkatnya konsumsi makanan tinggi kalori dengan kandungan gula, garam, dan lemak yang tinggi. 

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar, prevalensi obesitas untuk usia 18 tahun ke atas meningkat dari 14,8% di tahun 2013 menjadi 21,8% di tahun 2018. 

"Kondisi ini diperburuk dengan meningkatnya kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi makanan yang tidak sehat sejak pandemi," ujar dr. Elvieda Sariwati melalui keterangan virtualnya belum lama ini.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kurangi Gula? Menkes Sarankan Pakai Pemanis dari Daun Tanaman Ini

57 tahun lalu

Kecap Manis Ternyata Tinggi Garam, Menkes: 4 Sendok Makan Sudah Lewat Batas WHO

57 tahun lalu

Menkes Ungkap Fakta Es Teh Manis, Waspada Segelas Mengandung 30 Gram Gula

57 tahun lalu

Dokter Peringatkan Anak Ngorok saat Tidur, Tanda Gangguan Pernapasan Berbahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal