Jamur yang Sering Digunakan untuk Pembuatan Tempe

Melati Pratiwi
Jamur yang digunakan untuk pembuatan tempe (Foto: Ist)

Menurut jurnal milik Diana Hernawati, Vita Meylani, jamur untuk proses fermentasi tempe menggunakan antara lain Rhizopus oligosporus dan R. oryzae.

R. oligosporus ini dapat menghasilkan enzim fitase. Adapun enzim tersebut yang berperan agar fitat terpecah sehingga komponen makro pada kedelai dipecah menjadi komponen mikro.

Dengan bantuan jamur itu, tempe nantinya bakal mudah dicerna dan memiliki zat gizi yang gampang diserap tubuh. Umumnya, R. oligosporus dapat dijumpai di buah dan sayuran busuk, tanah, roti yang sudah lama, serta nasi.

Di samping itu, perlu diketahui, saat terjadi proses fermentasi, muncul pertumbuhan jamur pada permukaan dan nantinya mereka akan menembus ke bagian dalam kedelai. Alhasil, kedelai bakal menyatu dan padat menjadi tempe.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Kuliner
4 hari lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

Kuliner
28 hari lalu

Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?

Nasional
29 hari lalu

Harga Kedelai Terus Naik, Bapanas Peringatkan Distributor-Importir Patuhi Harga Acuan Pemerintah

Kuliner
1 bulan lalu

2 Restoran Baru di Makau Raih Bintang Michelin 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal