Mengapa tidak? Dalam salah satu merek seblak yang terkenal di Indonesia, setidaknya terdapat 1.290 natrium per kemasan. Padahal jika mengikuti WHO, setiap orang memiliki maksimal 2 ribu natrium dalam seharinya.
"Masih ingat kan batas konsumsi natrium? Menurut WHO sehari itu maksimal adalah 2 ribu. Bahkan 1.290 ini sudah mencapai di 86 Persen, dari angka kebutuhan gizi harian kita," kata dr Nadia.
Menurutnya jika seseorang terlalu sering mengonsumsi seblak, maka berisiko terkena masalah kesehatan serius seperti darah tinggi, dan juga sakit jantung. Tidak hanya itu, dikarenakan tingginya lemak dan juga natrium yang ada dalam seblak, tentunya juga akan menimbulkan masalah pencernaan.
Hal ini bisa dikarenakan adanya peradangan yang diakibatkan rasa pedas dari seblak, dan juga bahan-bahan yang susah dicerna. "Dan yang ketiga, tentunya masalah berat badan. Karena bahan-bahan yang ada dalam seblak itu mengandung tinggi kalori dan juga karbohidrat, tentunya ini bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2,” tutur dr Nadia.
Untuk itu dr Nadia menyarankan terutama pada pencinta seblak, untuk tidak terlalu sering mengonsumsi seblak. Karena hal itu akan berpengaruh terhadap kesehatan.