"Lima tahun melawan kanker buat aku. Rasanya baru kemarin kita bertemu, merawat kamu sampai detik terakhir, mendampingi sakaratul maut hingga kamu mampu mengucap 'lailahailallah' sudah bikin aku tenang, karena kamu good job sayang," ujar Fanny.
"Ini gak akan lama, nanti kita akan bertemu lagi. Pasti bakalan kangen mandiin kamu, suapin kamu, minum obat dan antar ke klinik," tambahnya.
Fanny mengatakan kalau dirinya ada perasaan lega, karena Hajime sudah tak lagi sakit. Tapi, dia merasa kehilangan sosok penerang hidupnya.
"Sedikit lega kamu sudah gak sakit lagi. Tapi, hari-hariku mendung, karena matahariku pergi," kata Fanny.