”Selamat dan sukses atas kegiatan Munas III PUWSI," kata Sandiaga Uno.
Ketua Umum PUWSI periode 2021-2024 Arief Yudo Wibowo mengatakan, dibutuhkan penggunaan big data dalam perancangan program kerja organisasi dan pengembangan industri wisata selam.
“Kita perlu mengumpulkan data dan mendesain program dari hasil data itu, karena sekarang sudah era big data. Kita juga perlu menerapkan GDPR (General Data Protection Regulation) karena data privacy itu penting. Tidak semua usaha wisata selam akan bisa berbagi data itu, dan kami akan kembangkan apa saja hasil analisa data tersebut untuk program kerja,” ujar Arief.
Arief menambahkan, akan meningkatkan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) di kalangan Anggota PUWSI.
“Itu (CHSE) masih kita terus galakkan supaya anggota PUWSI tersertifikasi, sehingga tidak ada kendala dalam mendapatkan kepercayaan wisatawan selam, terutama dari wisatawan selam domestik,” ujarnya.
Sementara itu, Ricky Soerapoetra, Ketua Umum PUWSI 2018-2021 mengatakan, banyak hal telah terjadi selama pandemi yang berpengaruh berat bagi kelangsungan industri wisata selam. Mulai dari penutupan destinasi, cashflow nol, hingga pemutusan hubungan kerja.