Wisata Berkelanjutan di Sanggraloka Ubud, Penutup Tahun yang Menenangkan Jiwa

Muhammad Sukardi
Suasana tenang dan asri di Sanggraloka Ubud Bali. (Foto: Muhammad Sukardi)
Para pengelola Sanggraloka Ubud, Bali. (Foto: Muhammad Sukardi)

Lebih dari 70 persen tenaga kerja berasal dari Bresela dan Payangan, mendapatkan pelatihan hospitality berbasis budaya dan praktik ramah lingkungan. Rantai pasok juga diprioritaskan dari komunitas sekitar meliputi petani, perajin, dan pemandu budaya dengan perputaran ekonomi lokal yang diproyeksikan mencapai Rp1,2 miliar hingga Rp1,6 miliar per tahun saat resort mencapai kapasitas penuh.

Dengan operasional yang efisien, diversifikasi pendapatan, dan keterlibatan ekonomi lokal yang terukur, Sanggraloka menjadi contoh bagaimana model hospitality dapat menciptakan nilai komersial sekaligus sosial. Pendekatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya memenuhi ekspektasi pasar modern, tetapi juga memperkuat daya saing, loyalitas tamu, dan stabilitas bisnis jangka panjang.

"Di tengah transformasi industri pariwisata yang menuntut diferensiasi dan tanggung jawab, Sanggraloka Ubud hadir sebagai luxury resort pilihan terbaik di Bali yang berkembang tanpa melepaskan akarnya pada komunitas dan lingkungan yang mendukungnya," kata I Wayan Lanus.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Tempat Nongkrong Murah di Ubud, Cocok untuk Backpacker

57 tahun lalu

6 Desa di Majalengka Harus Dikunjungi saat Liburan, Suasananya Alami Ada Terasering Mirip di Ubud

57 tahun lalu

5 Desa di Bandung Lokasinya Tersembunyi, Suasana Masih Alami Ada yang Mirip Ubud 

57 tahun lalu

Ubud Jadi Destinasi Gastronomi, Sandiaga Uno: Kita Lengkapi Produk hingga Story Telling-nya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal