Viral di Majalengka Mata Air Peninggalan Belanda Terangker, Berani Berenang?

Wilda Fajriah
Mengenal sumber mata air peninggalan Belanda di Majalengka (Foto: Instagram@indoflashlight)

2. Asal Usul

Waterleiding Cigowong atau yang disebut juga Pantan Cigowong dibangun untuk memenuhi kebutuhan air di desa-desa di kawasan Talaga, yaitu Argasari, Cigowong, Sunia, Ganeas dan Talaga. Selain untuk kebutuhan warga, air tersebut juga untuk mengairi sawah.

Untuk menyalurkan air yang keluar dari tanah tersebut maka dibangun saluran irigasi ke arah utara dengan lebar sekitar 1 meter menyusuri lereng bukit, kemudian masuk terowongan buatan sepanjang 150 meter, sampai akhirnya masuk ke pedesaan.

3. Saksi Bisu Pernikahan Ratu Juliana

Ratu Juliana adalah putri Ratu Wilhelmina dan Pangeran Hendrik dari Mecklenburg-Schwerin. Ratu Juliana menikah dengan Pangeran Bernhard pada Januari 1937. Pangeran Bernhard adalah bangsawan Jerman dari Lippe Biesterfeld.

Karenanya, dari  titimangsa pernikahan Ratu Juliana dan keterangan Naro, masuk akal bila peresmian Waterleiding ini berkisar di tahun 1936-1937.

4. Bisa Berenang di Air Jernih

Meski saluran air ini sudah dibangun berpuluh-puluh tahun yang lalu dan kurang terawat, air yang mengalir di sini tetap jernih dan dingin. Para wisatawan seringkali melakukan kegiatan renang saat berkunjung.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni 2026, Ini Syaratnya!

57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal