Unik, di Desa Ini Bisa Lihat Batang Pohon Dijadikan Makam Bayi yang Bisa Keluarkan ASI

Syifa Fauziah
Tradisi pemakaman bayi di batang pohon Tana Toraja (Foto: Amusing Planet)

Masyarakat Toraja memang memiliki tradisi unik dalam pemakaman. Sejak zaman megalitik, pemakaman menjadi hal penting dan dilakukan dengan banyak ritual. Bahkan upacara-upacara pemakaman orang Toraja bisa menelan biaya yang sangat mahal.

Di Desa Kambira ini Pohon Tarra tumbuh dan tradisi passiliran Tana Toraja berasal. Pohon Tarra memiliki ukuran yang sangat besar dengan diameter 80-120 meter. 

Bayi yang dikubur di pohon ini hanya yang berusia 0-6 bulan. Ketentuan itu karena bayi yang berusia 0-6 bulan belum memiliki gigi dan dianggap masih suci sehingga arwahnya akan diterima di surga.

Miliki Getah yang Dianggap ASI

Pohon Tarra memiliki getah yang dianggap sebagai asupan ASI untuk tumbuh kembangnya. Saat bayi meninggal di usia 0-6 bulan, walau sudah meninggal harus tetap mendapatkan ASI. Maka, pohon tarra yang memiliki banyak kandungan getah berwarna putih dipercaya akan jadi pengganti ASI untuk bayi.

Bila diperhatikan, di bagian pohonnya tidak banyak lubang, namun bukan berarti bayi yang dikubur di pohon itu sedikit. Dalam satu lubang bisa diisi banyak bayi, namun hingga kini sulit ditentukan ada berapa jumlah bayi yang sudah dikubur di Pohon Tarra.

Hal menarik lainnya, pada pintu kuburan itu menggunakan serat pohon aren. Serat pohon aren dipilih agar kondisi bayi di dalam pohon tetap utuh. Bentuk serat aren yang tidak padat juga dipercaya akan membuat jenazah bayi tetap segar di dalam batang pohon.

Sayangnya, Pohon Tarra yang berusia ratusan tahun itu sudah mulai lapuk, bahkan kini sudah mati. Masyarakat sekitar yang mempertahankan kondisi pohon tidak bisa berbuat banyak. Pengganti Pohon Tarra tua sudah tidak mungkin lagi. Tidak ada pohon Tarra kecil yang menggantikan Pohon Tarra tua.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanjung Lesung, Sanctuary Baru di Pesisir Banten yang Menenangkan

57 tahun lalu

Wisata Unik! Masuk ke Dunia JUMBO Lewat Gelembung Raksasa

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Pramono Gratiskan Transportasi Umum, Ancol hingga Ragunan pada 27-28 Juni

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Pameran, Amazing Toy Show 2026 Jadi Destinasi Wajib Pencinta Pop Culture!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal