JAKARTA, iNews.id - Tradisi yang ada di Tana Toraja selalu menarik untuk diketahui. Selain ada tradisi Rambu Solo dan Silaga Tedong, ada satu tradisi yang unik.
Ya, tradisi tersebut adalah Passiliran, yaitu proses memakamkan bayi di batang pohon yang sangat tua. Uniknya, getah di batang pohon ini dianggap oleh masyarakat sekitar berfungsi sebagai ASI.
Penasaran, ingin tahu seperti apa tradisi memakamkan bayi di batang pohon tersebut? Berikut ulasannya dirangkum melalui kanal YouTube Bedu Ima, Kamis (27/10/2022).
Tradisi Passiliran merupakan salah satu penghormatan kepada leluhur dan kerabat yang sudah meninggal mendahului mereka. Bayi yang meninggal akan dimakamkan di batang pohon yang bernama Tarra.
Pohon Tarra tua tersebut menjulang tinggi di antara rumpun bambu. Terlihat batang sudah sangat tua. Pohon Tara berada di Desa Kambira, Kecamatan Sangalla, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Tempat ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan tak hanya domestik maupun mancanegara.