Sejarah pohon Natal di Jerman
Kebiasaan ini juga diamati di Jerman. Masyarakat menempatkan pohon Yule di pintu masuk atau di dalam rumah selama liburan pertengahan musim dingin. Sementara, Pohon Natal modern berasal dari Jerman barat.
Inspirasi utama tentang Pohon Natal ini berasal dari drama di abad pertengahan yang populer. Di mana drama tersebut mengisahkan tentang Adam dan Hawa yang disebut 'pohon surga'. Pohon cemara yang digantung dengan apel, mewakili Taman Eden.
Masyarakat Jerman mendirikan pohon surga di rumah mereka pada 24 Desember, yang dianggap sebagai hari raya keagamaan Adam dan Hawa. Mereka akan menggantung wafer di atas pohon untuk melambangkan tuan rumah Ekaristi, tanda penebusan Kristen.
Sepanjang perubahan tradisi, masyarakat kemudian mengganti wafer dan menggunakan kue dengan berbagai bentuk. Lilin yang menjadi simbol Kristus sebagai terang dunia juga sering ditambahkan.
Pada ruangan yang sama dengan pohon surga, biasanya terdapat 'piramida Natal'. Ini adalah konstruksi segitiga dari kayu yang memiliki rak untuk menyimpan patung-patung Natal dan dihiasi dengan pohon cemara, lilin, dan bintang.