Dia menegaskan pihak pengelola tetap memberikan perawatan maksimal sebagai bentuk penghormatan terhadap satwa yang menjadi saksi sejarah tersebut.
"Kita masih rawat karena itu merupakan satu kenangan dari Cikini sampai sekarang," ucapnya.
Di sisi lain, Ragunan juga terus melakukan regenerasi satwa untuk menjaga keberlangsungan koleksi mereka. Upaya ini dilakukan melalui program pengembangbiakan yang berkelanjutan.
Terbaru, lahir bayi orang utan berusia tiga bulan serta primata jenis gibon di Pusat Primata Schmutzer. Bayi orang utan tersebut kini masih dalam tahap karantina dan berada dalam pengawasan ketat bersama induknya.