Sejarah Pemindahan Kebun Binatang dari Cikini ke Ragunan, Gajah Tertua Jadi Saksi Hidup 

Ravie Wardhani
Gajah Sumatra berusia di atas 50 tahun jadi saksi sejarah pemindahan kebun bintang dari Cikini ke Ragunan. (Foto: Ravie Wardhani)

Meski masih hidup, Bambang mengakui satwa-satwa tersebut sudah tidak memungkinkan untuk ditampilkan kepada publik. Faktor usia menjadi pertimbangan utama demi menjaga kondisi kesehatan mereka.

Dia menegaskan pihak pengelola tetap memberikan perawatan maksimal sebagai bentuk penghormatan terhadap satwa yang menjadi saksi sejarah tersebut.

"Kita masih rawat karena itu merupakan satu kenangan dari Cikini sampai sekarang," ucapnya.

Di sisi lain, Ragunan juga terus melakukan regenerasi satwa untuk menjaga keberlangsungan koleksi mereka. Upaya ini dilakukan melalui program pengembangbiakan yang berkelanjutan.

Terbaru, lahir bayi orang utan berusia tiga bulan serta primata jenis gibon di Pusat Primata Schmutzer. Bayi orang utan tersebut kini masih dalam tahap karantina dan berada dalam pengawasan ketat bersama induknya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hore! Ragunan Gratiskan Tiket Masuk 3 Hari saat HUT ke-499 Jakarta, Catat Tanggalnya

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Naik MRT hingga Masuk Ancol Gratis!

57 tahun lalu

Libur Tahun Baru Islam, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu 25.675 Pengunjung

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Pramono Gratiskan Transportasi Umum, Ancol hingga Ragunan pada 27-28 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal