Sejarah Pemindahan Kebun Binatang dari Cikini ke Ragunan, Gajah Tertua Jadi Saksi Hidup 

Ravie Wardhani
Gajah Sumatra berusia di atas 50 tahun jadi saksi sejarah pemindahan kebun bintang dari Cikini ke Ragunan. (Foto: Ravie Wardhani)

JAKARTA, iNews.id – Taman Margasatwa Ragunan masih menyimpan jejak sejarah panjang sejak pemindahan kebun binatang dari Cikini pada 1966. Sejumlah satwa berusia lanjut yang ikut dipindahkan saat itu hingga kini masih hidup dan dirawat dengan baik.

Humas Ragunan Bambang Wahyudi mengatakan, beberapa satwa senior tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kebun binatang terbesar di Jakarta itu. Dia menyebut keberadaan mereka sebagai memori hidup dari era Cikini.

"Masih ada beberapa memori yang tersimpan dari Cikini. Seperti Beruang Eropa itu masih hidup," kata Bambang kepada iNews di lokasi, Jumat (3/4/2026).

Selain itu, dia menyebut ada Gajah Sumatra yang usianya telah melampaui 50 tahun. Tak hanya itu, simpanse juga termasuk dalam deretan satwa tua yang masih bertahan hingga kini.

"Masih ada beberapa memori yang tersimpan dari Cikini. Seperti Beruang Eropa itu masih hidup. Kemudian Gajah Sumatera, usianya sudah di atas 50 tahun. Ada juga simpanse," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hore! Ragunan Gratiskan Tiket Masuk 3 Hari saat HUT ke-499 Jakarta, Catat Tanggalnya

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Naik MRT hingga Masuk Ancol Gratis!

57 tahun lalu

Libur Tahun Baru Islam, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu 25.675 Pengunjung

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Pramono Gratiskan Transportasi Umum, Ancol hingga Ragunan pada 27-28 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal