Sandiaga Uno dan Jajaran Pejabat Eselon 1 Tandatangani Perjanjian Kinerja 2021

Vien Dimyati
Sandiaga Uno dan Jajaran eselon satu tanda tangan perjanjian kinerja 2021 (Foto: Kemenparekraf)

Rapat pimpinan kali ini membahas realokasi anggaran Kemenparekraf/Baparekraf dan Badan Otorita Pariwisata tahun 2021 untuk penanganan pandemi Covid-19. Selain itu, dalam rapat ini, juga membahas strategi pengembangan lima destinasi super prioritas di Tanah Air serta rencana pelaksanaan program unggulan seperti pengembangan desa wisata.

“Realokasi atau penghematan ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk dapat beradaptasi dan berinovasi dalam melaksanakan program-program yang telah direncanakan dan inovasi dari segi kebijakaan serta apa saja adaptasi yang harus kita lakukan. Selain itu meskipun ada realokasi anggaran, kita harus tetap memprioritaskan pelaksanaan program-program unggulan,” kata Sandiaga.

Dalam rapat tersebut, Sandiaga juga mengevaluasi hasil kunjungan kerjanya ke kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 15-16 Januari 2021. Seperti merangkul komunitas Sapana (Sahabat Pariwisata Nusantara) untuk mengembangkan potensi wisata di Desa Sukarara. Selain itu, Sandiaga menuturkan masih banyak penenun kain yang belum bisa memasarkan produknya lewat platform digital.

“Alangkah baiknya program-program kita ke depan selain bantuan sosial kita juga harus memberikan solusi yang riil. Karena biasanya masalahnya cuma tiga, yaitu pemasaran, sumber daya manusia, atau permodalan,” ujar Sandiaga.

Kemudian, terkait promosi lima destinasi super prioritas, Sandiaga menilai perlu ada inovasi dengan pemanfaatan platform digital dengan mengajak diaspora asal kelima kawasan tersebut. “Misalnya diaspora NTB itu kan banyak di luar, dengan big data kita bisa memetakan di mana mereka berada dan bisa kita jadikan agen produk wisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Selain itu, Sandiaga juga meminta agar Kemenparekraf/Baparekraf ikut berperan aktif dalam memfasilitasi permodalan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Yaitu dengan menjembatani dan mempertemukan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dengan pemilik modal.

Sandiaga juga menginstruksikan agar penerima dana hibah pariwisata semakin diperluas cakupannya. “Sekarang ini kita harus memperluas cakupan penerima dana hibah pariwisata, dan juga sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) harus terus kita laksanakan. Kalau bisa lebih banyak jumlah penerima sertifikat CHSE di 2021 lebih banyak dari 2020,” tutur Sandiaga. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
15 jam lalu

Jelang MotoGP 2026, Sirkuit Mandalika bakal Dipercantik Termasuk Dicat Ulang

2 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

2 bulan lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

2 bulan lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal