Lebih lanjut, apabila dilihat dari laporan dari Angkasa Pura, setelah UU KUHP tersebut disahkan, terjadi adanya peningkatan kedatangan yang signifikan.
Cok Ace menyebut, peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali menurut data yang diperolehnya mencapai 12.400 orang. Angka tersebut, kata dia, dinilai akan terus meningkat hingga akhir tahun dan diperkirakan pada awal 2023 kunjungan akan bertambah.
"Tidak ada pembatalan dan kegaduhan-kegaduhan," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, per hari ini (12/12) tidak ada pembatalan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) teratas sebagai wisatawan penyumbang terbesar ke Indonesia, seperti Australia, India, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, dan Inggris.
"Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kunjungan wisatawan termasuk wisman akan ditingkatkan pada 2023 (mendatang)," katanya.
Sandiaga menyebut, pemerintah akan menjamin semua privasi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, saat sedang berwisata. Sehingga keamanan serta kenyamanan akan tetap dirasakan, dan tak perlu risau akan adanya permasalahan saat sedang berwisata.
"Ranah privat masyarakat akan tetap terjamin, keamanan, kenyamanan dan kesenangan para wisatawan itu akan kami jamin. Dan ranah pribadi wisatawan selama berwisata akan senantiasa dijaga," kata dia.