"Dibangun ulang oleh warga, sungai ini tetap terjaga meskipun berada di tengah sungai. Bagian aslinya ada di bawahnya," ujar Kuno Brono.
Sumur ini merupakan peninggalan masa kerajaan, tidak heran jika di sekitar sumur ditemukan potongan-potongan arca.
“Di sini banyak ditemukan bata-bata merah kuno, dan potongan arca,” ujar pemilik channel blusukan arek Jombang itu.
Tidak hanya satu, sumur yang ditemukan di tengah-tengah sungai ini ada tiga. Untuk bisa sampai ke sumur ini, harus menuruni sungai dan berjalan di atas air sungai yang dingin.
Berada di tengah-tengah aliran sungai, dan di bawah kebon, membuat suasana yang ada di sini terasa adem.