“Padahal biar aja udah di belanda,lebih aman.. di sini banyak maling, tiba-tiba tuh arca pindah ke rumah pejabat/kolektor, yg di museum sisa replika..” kata @ba******
Bonnie lantas kembali menjelaskan, pada dasarnya arca tersebut dulunya justru dijarah oleh pejabat Belanda dan sempat disimpan di rumahnya. Arca tersebut kemudian sempat diminta oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1950-an, dan akhirnya kini baru bisa dikembalikan oleh Belanda.
“Arca ini dl diambil seenaknya dari tempatnya di candi Singosaari oleh pejabat Belanda. Disimpan di rumahnya. Lantas dibawa ke Belanda, disimpan di museum,” tuturnya.
“Sejak thn 1950an sdh diminta oleh pemerintah Indonesia. Sementara kini org Belanda jg malu memamerkan barang 'colongan',” tulis Bonnie.