Dia juga berharap, Dinas Pariwisata memberikan izin untuk membuka kembali destinasi spa di Jakarta. Sebab, menurut Wulan, industri sudah membuat pedoman protokol kesehatan di masa adaptasi baru.
"Kami tinggal menunggu buka, dan mengembalikan kepercayaan pengunjung untuk kembali melakukan perawatan spa. Karena selama ini di Jakarta yang baru buka salon. Untuk spa, facial, body treatment bulan diperbolehkan," katanya.
Wulan menjelaskan, di masa adaptasi baru Martha Tilaar sudah memberlakukan pedoman protokol kesehatan. Pengunjung yang datang harus mencuci tangan, melakukan cek suhu, hingga membatasi pengunjung sebanyak 50 persen.
"Terapi kami juga setiap bulan melakukan tes Covid-19. Selain itu, para terapi wajib mengenakan peralatan lengkap perlindungan diri dengan memakai face shield, masker, dan lainnya," kata dia.
Tradisi Turun Temurun
Destinasi spa di Indonesia belakangan banyak menarik perhatian wisatawan mancanegara. Bahkan, sejak 2017, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bersama industri, asosiasi spa, hingga akademisi sepakat untuk mengembangkan treatment etno wellness spa atau perawatan kebugaran, serta kecantikan tubuh menggunakan tradisi dan budaya.