Menikmati Berbagai Produk Olahan Ikan Patin di Desa Wisata Koto Mesjid

Aris Kurniawan
Saat kunjungi Desa Wisata Koto Mesjid, Anda akan menyantap berbagai produk olahan ikan patin. (Foto: dok Tangkapan layar/YouTube iNews)

Untuk membuat es dawet ikan patin, ternyata caranya tidak terlalu sulit. Setelah beras ditumbuk hingga jadi tepung, lalu diayak. Campurkan air rebusan daun pandan sebelum ditambahkan daging ikan patin yang telah dikukus. Lalu dicetak jadi bulatan dawet. Ingat ya, dikukus!

“Jangan direbus ikannya, nanti dagingnya hancur!” kata Nelwan Putri dari Bengkel Seni dan Kerajinan Tengkuluk. Melengkapi sajian es dawet ikan patin, tuangkan gula aren dan santan. Wuih segaar...

Dulu sebelum menjadi Kampung Patin, penduduk desa Koto Mesjid berpenghasilan dari perkebunan karet. Mereka menakik getah karet untuk mereka kumpulkan dan jual.

Suhaimi, sang pelopor budi daya ikan patin, mengubah desa ini lebih makmur berkat inisiatifnya membuat dan mengajari penduduk desa Koto Mesjid budidaya ikan patin. Saat ini produksi ikan patin di Kampung Patin bisa mencapai 15 ton per hari. 

“Untuk menghasilkan ikan patin berkualitas, budidaya ikan patin harus memenuhi kaidah-kaidah budidaya, mulai dari benih, persiapan kolam, perawatan, hingga makanannya,” kata Suhaimi.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
6 hari lalu

Nicholas Saputra Kagum Mahasiswa Sekarang Tak Hanya Pintar, tapi Mau Turun Membangun Desa

13 hari lalu

Nicholas Saputra Jadi Juri di Ajang Genera-Z Berbakti 2026, Soroti Isu Desa Wisata!

27 hari lalu

4 Desa Wisata Diperebutkan Mahasiswa dari 8 Kampus Terbaik Indonesia, Ini Alasannya!

2 bulan lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal