Mengungkap Mitos Sumur Barhout sebagai Penjara Jin, Mencengangkan Ini yang Ditemukan Peneliti 

Novie Fauziah
Gua atau sumur Barhout yang terletak di tengah gurun di Provinsi Al-Mahra, Yaman, memiliki mitos yang melekat hingga sekarang dipercaya sebagai para jin. (Foto: The National)

SANAA, iNews.id - Gua atau sumur Barhout yang terletak di tengah gurun di Provinsi Al-Mahra, Yaman, memiliki mitos yang melekat hingga sekarang. Konon lubang besar itu dipercaya sebagai penjara para jin, serta gambaran siksa di akhir zaman nanti.  

Sumur Barhout memiliki lebar 30 meter, dan kedalamannya mencapai 112 meter. Sebab mitosnya yang sangat kuat, maka tempat ini dijuluki sebagai Sumur Neraka.

Dikutip dari laman The National News, Oman Caves Exploration Team (OCET) ingin membuktikan, apakah benar Barhout adalah penjaranya para jin. Ia dan timnya sebanyak delapan orang, kemudian sisanya menunggu di luar sumur mencoba menjelajahi ke dalam sumur tersebut. 

"Beberapa orang mengatakan itu adalah tempat orang murtad dan orang yang tidak percaya disiksa setelah kematian," kata ahli geologi dan pemilik Pusat Konsultasi Ilmu Bumi kepada The National. 

OCET disebut-sebut sebagai tim pertama yang berani menyelam ke dalam sumur Barhout. Mereka masuk ke kedalaman 367 kaki (112 meter) dengan peralatan lengkap yang dibawanya. 

"Rasa semangat mendorong kami untuk melakukan ini. Kami merasa bahwa ini adalah sesuatu yang akan mengungkapkan keajaiban baru dan bagian dari sejarah Yaman," ujar Mohammed al-Kindi, profesor geologi di German University of Technology, Oman sekaligus tim OCET . 

Setelah masuk ke dalam selama 6 jam, tim OCET keluar dari gua dan menjelaskan apa yang mereka lihat, serta temui di dalamnya sumur Barhout itu. Mereka membawa beberapa sampel untuk bahan penelitian, dan lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya.

 

Para penjelajah ini menemukan mutiara gua yang berkilau, yang terbentuk secara alami. Elemen paling ajaib ini bersinar melalui air terjun bawah tanah. 

"Mutiara gua adalah endapan kalsium karbonat konsentris yang terbentuk di sekitar inti di bawah air yang jatuh. Cincin-cincin ini dihaluskan oleh gerakan air yang jatuh selama ribuan tahun hingga membentuk bentuk mutiara yang indah," katanya. 

Kemudian bangkai hewan, dan ular-ular yang tidak akan menganggu, selama keberadaannya tidak diusik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Saudi Gempur Yaman, 3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal Socotra

Internasional
1 bulan lalu

Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Internasional
1 bulan lalu

Jet-Jet Tempur Saudi Gempur Yaman, Rebut Kembali Hadhramaut dan Al Mahra dari Pemberontak

Internasional
1 bulan lalu

Saudi Dorong Seluruh Faksi di Yaman Selatan Duduk Bareng untuk Akhiri Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal