Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS
Advertisement . Scroll to see content

Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Rabu, 07 Januari 2026 - 16:11:00 WIB
Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang
Serangan militer koalisi Arab Saudi ke posisi pasukan pemberontak Dewan Transisi Selatan Yaman, Rabu (7/1), menewaskan sedikitnya 20 orang (Foto: DefaPress) 
Advertisement . Scroll to see content

KAIRO, iNews.id - Serangan militer koalisi pimpinan Arab Saudi ke posisi pasukan pemberontak Dewan Transisi Selatan (STC) Yaman, Rabu (7/1/2026), menewaskan sedikitnya 20 orang. 

Serangan udara menargetkan senjata dan amunisi yang dikirim ke Provinsi Ad Dali, di barat daya Yaman.

"Pesawat tempur koalisi melakukan sekitar 12 serangan udara terhadap peralatan militer di daerah Zubayd, Al Zand, dan Jahaf di Provinsi Ad Dali. Peralatan tersebut diangkut oleh truk membawa senjata dan amunisi yang diselundupkan dari ibu kota sementara Aden," kata seorang sumber pejabat pemerintah provinsi kepada kantor berita RIA Novosti, Rabu (7/1/2026).

Serangan udara tersebut menewaskan 20 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Juru bicara pasukan koalisi Turki Al Maliki mengatakan, pasukan koalisi, bersama dengan pemerintah Yaman, melakukan serangan pendahuluan terbatas pada Rabu pagi terhadap posisi Dewan Transisi Selatan di Ad Dali untuk menghentikan aksi militer yang dapat meningkatkan konflik.

Menurut Al Maliki, pemimpin STC, Aidarus Al Zubaidi, mengerahkan pasukan besar pada Selasa tengah malam, termasuk kendaraan lapis baja, senjata berat dan ringan, serta amunisi dari kamp militer Hadid dan As Sulban ke Ad Dali.

Sebelumnya pasukan koalisi merebut kembali Provinsi Hadhramaut dan Al Mahra dari penguasaan STC yang didukung Uni Emirat Arab, dalam serangan sepanjang akhir pekan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut