Mengintip Ruang Bawah Tanah Lawang Sewu yang Angker, Ternyata Ini Sejarahnya

Nandha Aprilianti
Mengintip ruang bawah tanah Lawang Sewu (Foto: YouTube)
Kemegahan Lawang Sewu di Semarang (Foto:Instagram@fajrinherris)

Menurut pengakuan salah seorang penjaga yang tak dia sebutkan namanya menuturkan, ruangan bawah tanah Lawang Sewu sudah ditutup sejak tahun 2014 silam. Ditutupnya ruangan bawah tanah Lawang Sewu diakui karena sedang dalam proses renovasi.

Untuk lebih mengenal Lawang Sewu, berikut penuturan sejarah dan mitos di ruangan bawah tanah di Lawang Sewu:

1. Sejarah

Ruang bawah tanah Lawang Sewu awalnya dibangun ketika zaman Belanda dan diperuntukan sebagai saluran pembuangan air. Namun, semenjak diambil alih oleh pemerintah Jepang pada 1942, ruang bawah tanah dialihfungsikan menjadi penjara bawah tanah sekaligus tempat pembantaian penduduk pribumi maupun tentara Belanda.

Sementara itu, ketika Jepang berkuasa atas bangunan Lawang Sewu, mereka membuat tiga penjara yang miliki spesifikasi berbeda. Yakni penjara jongkok (miliki ukuran tinggi 0,5 meter, dan para tahanan harus jongkok dengan diisi air hingga sebatas leher), penjara berdiri (miliki ukuran 1 meter x 1 meter yang diisi oleh 7-8 orang dengan berdiri berhimpitan).

2. Mitos

Mitos yang beredar tentang ruang bawah tanah Lawang Sewu ialah ruangan tersebut merupakan ruangan yang dapat tembus ke Laut Jawa. Namun, hal ini ditepis oleh salah satu cagar budaya Semarang, Tjahjono Raharjo, hal tersebut merupakan salah tafsir orang-orang yang sudah menyebar luas. Menurutnya, ruangan bawah tanah Lawang Sewu merupakan basement yang diusung oleh artsitek tempo dulu.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

4 hari lalu

Destinasi Wisata Indoor Mulai Perhatikan Cat Ramah Lingkungan, Ini Alasannya

23 hari lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

29 hari lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal