Mengenal Potensi Pariwisata di Jakarta sebagai Penyumbang Devisa

Vien Dimyati
Mengenal Potensi Pariwisata di Jakarta (Foto : Instagram @aileennbobby)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak hal menarik di Ibu Kota Jakarta yang bisa dieksplor wisatawan. Salah satu objek wisata yang populer dikunjungi wisatawan adalah Kepulauan Seribu dan Kawasan Kota Tua. Maka itu penting untuk mengenal pariwisata Kota Jakarta yang memiliki potensi mendatangkan devisa negara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi dunia sedang menurun, otomatis pertumbuhan perekonomian secara nasional ikut berpengaruh. Apalagi, Jakarta sebagai ladang utama pendukung dari sisi produksi juga menurun, sehingga harus mencari alternatif lain. Maka, sektor pariwisata bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

“Pariwisata di Indonesia bisa menutupi defisit transaksi berjalan, artinya pariwisata bisa sangat cepat mendatangkan devisa ketimbang dari industri lainnya,” kata Hamid Ponco Wibowo dalam acara Tourism Talk Club di Museum Bank Indonesia, Kota Tua Jakarta, belum lama ini.

Hamid menjelaskan, perlu mendorong sumber lain yang dapat menumbuhkan ekonomi di ibu kota, khususnya dari sektor pariwisata. Pariwisata Indonesia bersaing dengan Jepang, China, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Jakarta merupakan salah satu destinasi yang paling siap untuk menyumbang devisa didukung atraksi, aksesibilitas dan amenitas yang memadai.

"Kepulauan Seribu dan Kawasan Kota Tua telah menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai destinasi wisata unggulan di kota Jakarta, selain destinasi lainnya yang sudah terkelola baik seperti kawasan Monas, kawasan Ancol, Taman Mini Indonesia Indah dan kawasan Gelora Bung Karno. Destinasi ke Jakarta didukung oleh masuknya hampir semua maskapai penerbangan asing ke Jakarta. Beragam event dari berbagai skala diselenggarakan setiap bulan di Jakarta. Potensi ini perlu digarap sehingga kontribusi dari sektor pariwisata di Jakarta terhadap pertumbuhan ekonomi lebih optimal," ujar Hamid.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
10 hari lalu

Dipakai Syuting Film Lisa BLACKPINK, Wisata Kota Tua Kembali Akan Ditutup pada 1–7 Februari

Megapolitan
10 hari lalu

Lalin di Kota Tua Direkayasa Selama Syuting Film Lisa BLACKPINK, Ini Jadwalnya

Destinasi
10 hari lalu

Pengunjung Kota Tua Penasaran Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK

Film
11 hari lalu

Heboh! Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal