Mengenal Kesenian Lengger Banyumas lewat Film Tarian Lengger Maut, Miliki Aura Mistis

Vien Dimyati
Kesenian Lengger Banyumas (Foto: YouTube)

Mengutip dari Kemendikbud, tarian Lengger hadir di Banyumas sejak 1755. Namun, hingga saat ini belum diketahui siapa penciptanya, karena tarian ini merupakan kesenian yang berasal dari rakyat.

Tidak hanya menari, para seniman Lengger juga membawakan lagu tradisional Banyumas dengan iringan musik gamelan atau calung.

Eye Supriyadi selaku produser Tarian Lengger Maut mengatakan, film yang syuting di Kaki Gunung Slamet ini sekaligus mengangkat budaya Banyumas yang melibatkan para pekerja kreatif Banyumas.

"Hanya saja kendala utama kawan-kawan pekerja kreatif, utamanya pegiat film kurang percaya diri untuk terlibat dalam produksi skala komersial, demikian juga belum banyak investor daerah yang melirik sektor industri film," kata Eye Supriyadi, melalui keterangannya, belum lama ini.

Eye menjelaskan, memang iklim perfilman di Banyumas belum terbentuk. Ini adalah hal wajar, namun, film Tarian Lengger Maut menjadi pembuktian, pekerja kreatif Banyumas mampu mengikuti ritme produksi film skala komersial.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
14 hari lalu

Prambanan Tak Sekadar Destinasi Wisata, Kini Jadi Simbol Diplomasi Budaya Indonesia

2 bulan lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat

2 bulan lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

2 bulan lalu

Komite Eksekutif Otsus soal Film Pesta Babi: Kritik untuk Pembangunan Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal