Mengenal Danau Legendaris di Semarang, saat Air Surut Muncul Sabana Hijau

Andaru Danurdana
Keindahan Danau Rawa Pening (Foto: Instagram@art_de_yan)

2. Rawa Pening dan Lidi

Konon katanya, danau ini dulunya merupakan desa kaki gunung yang lumayan makmur, Desa Malwapati. Suatu hari, seorang titisan naga bernama Baru Klinting mendatangi desa ini untuk mencari makan, namun para warga desa mengusirnya karena baunya yang tak enak. Baru Klinting adalah anak dari istri Ki Hajar Salonkotoro, seorang sakti yang tentunya menurunkan ilmunya pada anaknya.

Sakit hati karena diusir, Baru Klinting pun menancapkan sebatang lidi di tanah desa dan mengadakan sayembara untuk mencabut lidi ini. Nah, dari lidi tersebut akhirnya keluarlah luapan air yang luar biasa dahsyat hingga menenggelamkan Desa Malwapati.

3. Pesona Rawa Pening

Berwisata ke Rawa Pening, pengunjung bisa melihat kampung rawa yang memiliki sawah hijau menyejukkan dan pemandangan Gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo. Urusan perut, wisatawan tak perlu khawatir. Ada rumah makan apung yang tersedia di danau ini. Selain makanan yang nikmat, para wisatawan pun akan diajak mendatangi tempat makan ini dengan cara yang unik, yaitu ditarik dengan rakit.

Selain pemandangan dan makanan, Rawa Pening juga memiliki beberapa wahana khas daerah wisata Indonesia:l, yaitu ATV, perahu karet, becak mini, dan bebek air. Setiap musim kemarau, Rawa Pening selalu kedatangan spot baru yaitu Sabana Rawa Pening. Sabana ini akan muncul ketika air danau sedikit surut dan menampilkan tempat-tempat baru yang bisa dijelajahi bagi yang ingin berjalan sekitar 100 meter dari lokasi utama.

4. Lokasi

Danau Rawa Pening terletak di Jalan Lingkar Selatan Kilometer 3 Ambarawa, Kabupaten Semarang. Danau ini berjarak kurang lebih 34 km dari pusat kota Semarang, dan bisa dicapai dalam waktu selambat-lambatnya 2 jam. Dari arah Semarang, wisatawan bisa menuju arah Ungaran dan mengambil rute arah Yogya. Setelah itu, kawasan wisata ini bisa ditemukan tak jauh dari sana.

5. Biaya Berwisata

Untuk bisa menikmati isi Rawa Pening, wisatawan hanya perlu membayar Rp2.500 saja. Namun, untuk menikmati wahana-wahana yang tersedia, tentu memerlukan uang lebih. Biasanya becak air, perahu karet, dan bebek air bisa dinikmati dengan harga Rp15.000, sedangkan ATV bisa dinikmati dengan harga Rp30.000. Bagi yang tertarik berkunjung, kawasan wisata Rawa Pening dibuka mulai pukul 8 pagi hingga pukul 9 malam, rentang waktu yang cukup panjang untuk memanjakan mata dan mengistirahatkan tubuh sejenak.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni 2026, Ini Syaratnya!

57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal