Di samping itu, karena letak desa yang cukup terisolasi membuat sulit untuk mengangkut material ke dusun tersebut. Kampung ini dihuni oleh lebih dari 100 Kepala Keluarga (KK) yang nantinya akan direlokasi ke permukiman baru dan difasilitasi oleh pemerintah. Menurut salah seorang warga di Dusun Kedung Glatik, proyek pembangunan waduk sudah mulai dikerjakan.
Namun, masih belum ada informasi lebih jauh terkait pemindahan warga desa ke tempat baru. Tak hanya permukiman, pemakaman umum di Kedung Glatik nantinya juga akan dipindahkan ke tempat relokasi baru. Dusun Kedung Glatik cukup terpencil. Jarak dusun ini dengan pusat pelayanan Desa Cendirejo sekitar empat kilometer. Jalan menuju dusun tidak mulus. Apalagi musim hujan sulit dilalui kendaraan.
Sebagai bagian dari proyek pemerintah, Desa Kedung Glatik akan ditenggelamkan karena proyek bendungan Jragung. Diketahui pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun bendungan raksasa, Jragung. Dalam pembangunannya, bendungan ini akan memanfaatkan daerah aliran sungai Jragung dan akan menenggelamkan Dusun Kedung Glatik.
Demikian kampung unik di Semarang yang bisa dijelajahi, jangan lewatkan singgah ke Desa Kedung Glatik yang bersiap akan ditenggelamkan.