"Di masa pandemi ini, skema pembiayaan keuangan dan ekonomi syariah bisa kita kembangkan jadi salah satu alternatif. Karena selain keterbatasan anggaran, banyak pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ingin dapat akses pembiayaan," ujar Sandiaga.
Selain itu, Sandiaga mengungkapkan pihaknya dan KNEKS juga dapat berkolaborasi dengan mengadakan suatu pilot project dan kompetisi kreatif. "Kita all out, kita dukung kerja sama dengan KNEKS untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah dengan irisan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.
Sementara itu, Direktur Utama KNEKS, Ventje Rahardjo menuturkan, kolaborasi ini adalah sambutan bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. "Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat ada peningkatan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air," ujar Ventje.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, R. Kurleni Ukar; Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani; Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Rusiawan; dan Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim.