Diketahui mayoritas penduduk di kampung ini bekerja sebagai petani di sawah atau juga memiliki kebun yang ditanami berbagai sayur maupun pohon-pohon kopi yang jadi sumber penghasilan, sekaligus bahan pokok sehari-hari masyarakatnya.
Bangunan rumah masih kokoh
Rumah-rumah di perkampungan Cibueuk kebanyakan masih sangat kokoh dan terbilang baru. Rumah-rumah tersebut terbengkalai begitu adanya, dan hanya diambil furniturenya oleh sang pemilik. Warga Cibueuk terpaksa meninggalkan rumah mereka guna menghindari bencana alam, berupa tanah longsor.
Perlu diketahui, nama dari Kampung Cibueuk diambil dari nama mata air yang berada di akar pohon yang "Rarambueukan" (akar pohon yang lebat) jadilah nama Bueuk sedangkan ‘Ci’ diambil dari istilah air dalam bahasa Sunda ‘Cai’ menjadi Cibueuk yang berlokasi di Cireuntes.