Kampung Unik di Ngawi, Singgah ke Desa yang Dihuni Ratusan Kerbau, Suasananya Mirip di Afrika 

Kiki Oktaliani
Mengintip kampung unik di Ngawi (Foto: Instagram @ajisuro)

Kampung Bulakpepe di Ngawi yang unik 

Di Dusun Bulakpepe, kerbau masih dipelihara secara tradisional. Para peternak akan menggembalakan kerbaunya dua kali dalam sehari yaitu pagi dan siang. Sedangkan pada sore hari, kerbau-kerbau tersebut akan digiring ke sungai untuk minum sekaligus berendam. Mayoritas warga yang tinggal di Dusun Bulakpepe adalah pemelihara kerbau. Ada 100 lebih warga desa yang memelihara ternak ini. Masing-masing memiliki minimal 10 ekor, bahkan ada yang 35 ekor.

Awal mula Kampung Kerbau

Ratusan kerbau yang saat ini ada di Dusun Bulakpepe ini telah ada sejak zaman nenek moyang masyarakat. Menurut cerita warga, kerbau-kerbau di Dusun Bulakpepe pada zaman dahulu dimanfaatkan tenaganya untuk membajak sawah. Selain beternak, sebagian warga kampung Kerbau juga ada yang menjalankan kegiatannya sebagai petani. Dengan banyaknya jumlah kerbau, terlebih dengan kesibukan yang ada kadang para peternak menggunakan jasa orang lain untuk menggembalakan ternak mereka.

Kandang kerbau komunal

Pada awalnya kandang kerbau masyarakat Dusun Bulakpepe dibangun di sekitar rumah-rumah peternak. Namun, setelah mendapat imbauan dari kepala dusun, kini para peternak membangun kandangnya secara komunal di pinggir desa yang letaknya dekat dengan hutan. Hal tersebut dimaksudkan agar dusun Bulakpepe lebih bersih.

Wisata atraksi alternatif di Ngawi

Dalam meningkatkan potensi atraksi wisata di Bulakpepe, alias Kampung Kerbau ini, biasanya digelar acara Gumbregan Mahesa dan Karnaval Mahesa yang diikuti oleh ratusan kerbau milik masyarakat. Acaranya dilakukan bertepatan dengan panen yang dilaksanakan satu tahun sekali. Maksud dari ritual ini yaitu untuk mewujudkan syukur para peternak kerbau terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT kepada hewan ternak (kerbau) hingga selesai mengerjakan sawah.

Itulah seputar Kampung unik di Ngawi yang dihuni oleh ratusan kerbau.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
7 jam lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

2 hari lalu

Destinasi Wisata Indoor Mulai Perhatikan Cat Ramah Lingkungan, Ini Alasannya

21 hari lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

27 hari lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal