Hormati Karyawan Muslim, Negara di Eropa dan Amerika Ini Kurangi Jam Kerja Selama Ramadan

Mei Sada Sirait
Sejumlah negara di Eropa dan Amerika menunjukkan dukungan terhadap karyawan Muslim dengan memberikan fleksibilitas kerja selama Ramadan. (Foto: AI/Ilustrasi)

Prancis Lakukan Penyesuaian Terbatas

Berbeda dengan negara lain, Prancis menerapkan prinsip sekularisme yang ketat sehingga Ramadan tidak diakui sebagai hari libur nasional. Namun demikian, beberapa perusahaan tetap memberikan tambahan waktu istirahat saat berbuka puasa.

Kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa dukungan terhadap karyawan Muslim tetap bisa dilakukan melalui pendekatan perusahaan. Fleksibilitas kerja selama Ramadan dinilai membantu menjaga keseimbangan antara produktivitas dan pelaksanaan ibadah di tengah masyarakat multikultural.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Deretan Negara Kurangi Jam Kerja saat Ramadan, Ada yang Hanya 5 Jam Sehari

Kuliner
8 jam lalu

5 Jenis Kurma untuk Buka Puasa Ramadan, Ini yang Disukai Nabi

Film
12 jam lalu

MNC Pictures Rilis Sinetron 99 Nama Cinta, Hadirkan Nuansa Religi Menggugah di Ramadhan

Buletin
18 jam lalu

Indonesia Kutuk Serangan Israel saat Ramadan, Menlu Sugiono Bicara Tegas di Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal