Hormati Karyawan Muslim, Negara di Eropa dan Amerika Ini Kurangi Jam Kerja Selama Ramadan

Mei Sada Sirait
Sejumlah negara di Eropa dan Amerika menunjukkan dukungan terhadap karyawan Muslim dengan memberikan fleksibilitas kerja selama Ramadan. (Foto: AI/Ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id – Sejumlah negara di Eropa dan Amerika menunjukkan dukungan terhadap karyawan Muslim dengan memberikan fleksibilitas kerja selama bulan suci Ramadan. Meski Ramadan bukan hari libur nasional, berbagai perusahaan menyesuaikan jam kerja sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah puasa.

Kebijakan tersebut umumnya tidak diatur secara nasional, melainkan menjadi bagian dari inisiatif keberagaman dan inklusi di lingkungan kerja. Perusahaan memberi ruang agar karyawan tetap produktif tanpa mengabaikan kewajiban spiritual.

Amerika Serikat dan Kanada Terapkan Jam Fleksibel

Di Amerika Serikat, banyak perusahaan menawarkan jam kerja fleksibel selama Ramadan. Sejumlah kantor juga menyediakan opsi bekerja dari rumah serta ruang khusus untuk salat.

Langkah serupa diterapkan di Kanada. Perusahaan memberi penyesuaian jam masuk dan pulang kerja, bahkan tambahan waktu istirahat saat berbuka puasa.

Britania Raya dan Jerman Dorong Kebijakan Inklusif

Di Britania Raya, sejumlah perusahaan mengizinkan karyawan Muslim mengatur ulang jadwal kerja selama Ramadan. Jam kerja dapat dimajukan agar karyawan bisa pulang lebih awal menjelang waktu berbuka.

Sementara itu, di Jerman, kebijakan fleksibilitas kerja bergantung pada aturan internal perusahaan. Beberapa kantor memberikan penyesuaian waktu istirahat dan jam kerja yang lebih singkat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Deretan Negara Kurangi Jam Kerja saat Ramadan, Ada yang Hanya 5 Jam Sehari

Kuliner
10 jam lalu

5 Jenis Kurma untuk Buka Puasa Ramadan, Ini yang Disukai Nabi

Film
14 jam lalu

MNC Pictures Rilis Sinetron 99 Nama Cinta, Hadirkan Nuansa Religi Menggugah di Ramadhan

Buletin
20 jam lalu

Indonesia Kutuk Serangan Israel saat Ramadan, Menlu Sugiono Bicara Tegas di Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal