Desa Unik, Perkampungan Orang Batak Dekat Danau Toba Ditumbuhi Pohon Hariara

Kiki Oktaliani
Mengenal Pohon Hariara yang disakralkan oleh masyarakat Batak Kuno (Foto: Instagram @skepticola/@mar_dian_)

"Seneng banget bisa belajar sesuatu yg baru setiap kali bepergian keliling Indonesia. Bener2 terharu dengan budaya setiap daerah yg sangat terhubung dengan alam. Pohon Hariara ini diyakini oleh masyarakat sebagai pelindung suatu desa dari segala bahaya. Hingga kini pun pohon hariara ini juga masih digunakan oleh sebagian masyarakat Batak sebagai tempat melaksanakan suatu perjanjian atau sebagai simbolisasi marga," tulis dari Instagram @skepticola.

Penasaran seperti apa keunikan dari Pohon Hariara yang selalu menjaga desa dan kesejahteraan masyarakat Batak ini? Berikut ulasannya dirangkum pada Rabu (8/3/2023).

Mengenal Pohon Hariara 

Pada zaman dahulu, Pohon Hariara berfungsi penting dalam menentukan pemukiman atau huta. Para tetua akan menanam bibit pohon di tempat yang nantinya akan menjadi perkampungan. Setelah ditanam, bibit akan diobservasi selama 7 hari. Apabila bibit tumbuh dengan subur, diyakini hal tersebut akan membawa berkah dan bebas petaka. Sebaliknya, apabila bibit tidak tumbuh atau layu, maka lahan tersebut tak layak untuk dihuni atau dijadikan perkampungan.

Keunikan Pohon Hariara

Rindangnya Pohon Hariara dapat menaungi puluhan orang saat bermusyawarah. Tak jarang di bawah Pohon Hariara inilah dijadikanbtempat bersidang atau 'partungkkoan' antar tetua kampung. Hariara menyimbolkan keterlibatan leluhur dalam setiap keputusan yang dibuat. Pohon ini merupakan pohon tropis asli Asia Tenggara yang tersebar sampai ke Australia Utara. Pohon ini bisa mencapai ketinggian dari 10 - 30 meter, dan dapat dijumpai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 mdpl.

Filosofi Pohon Hariara

Pohon Hariara merupakan simbol harmonisnya manusia dengan alam. Adapun makna filosofis dari pohon ini yaitu bentuk kehidupan yang sejahtera bagi Orang Batak. Menariknya lagi, setiap bagian-bagian dari pohon ini juga memiliki makna tersendiri, antara lain pada bagian daun bermakna sebagai perlindungan dari segala marabahaya, bagian batang, pembawa rezeki dan keberkahan, pada bagian akar merupakan simbol persatuan antara manusia dengan manusia lainnya serta keselarasan dengan alam di sekitarnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Tempat Wisata di Dekat Danau Toba yang Lagi Hits, Pemandangannya Bikin Hati Adem

57 tahun lalu

Kecelakaan Mengerikan 2 Pebalap di Final Power Boat Lake Toba

57 tahun lalu

Heboh Air Danau Toba Keruh, Ini Kata Gubernur Sumut Bobby Nasution

57 tahun lalu

Viral Video Air Danau Toba Berwarna Keruh, Pertanda Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal