Kenapa Bunga Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ketahui 6 Fakta Berikut Ini

Rilo Pambudi
Kenapa Bunga Edelweis Tidak Boleh Dipetik? (Foto: Ist)

2. Familiar di Kalangan Pendaki

Seperti yang sudah dijelaskan, Edelweis banyak tumbuh subur di berbagai taman nasional dan gunung-gunung yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, tanaman ini sangat familiar di kalangan pendaki. 

Di kalangan pendaki, tanaman ini begitu ikonik dan simbol dari ‘keabadian’ hingga cinta yang mewakili perasaan mendalam. Oleh karena itu, bunga ini seolah sangat sakral dan haram untuk dipetik atau dibawa pulang.

3. Dijuluki Bunga Abadi 

Bunga Edelweis juga dijuluki sebagai ‘bunga abadi’ karena mempunyai waktu mekar yang cukup lama. Bunga disebut mampu mekar dalam jangka waktu hingga 10 tahun. Hal itu tak lain berkat hormon etilen yang ada pada kelopak bunga Edelweis yang dapat mencegah kerontokan.

4. Dilindungi oleh Undang-Undang 

Seperti yang telah disinggung di awal, kelestarian bunga Edelweis masih terjaga salah satunya berkat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Pasal 33 ayat 1 dan 2 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem. Selain itu, ada juga Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

5. Mekar antara April-Agustus 

Meski dijuluki bunga abadi, Edelweis pada dasarnya juga memiliki waktu mekar yang terbatas. Bunga abadi ini diketahui akan mulai mekar pada bulan April hingga Agustus.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menjelajah Glodok Malam Hari, Jakarta Night Market Suguhkan Kuliner dan Hiburan Seru!

57 tahun lalu

Mencari Kedamaian di Bhutan, Destinasi Wellness Terbaik untuk Sembuhkan Jiwa

57 tahun lalu

Liburan Akhir Pekan Seru di Jakarta, Jelajahi Dunia Art Toy Gratis di Sini!

57 tahun lalu

Tanjung Lesung, Sanctuary Baru di Pesisir Banten yang Menenangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal