“Pencapaian ini menegaskan semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim yang kompetitif di tingkat global,” kata Bayu Aji.
Ia optimistis Indonesia mampu terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya saing sehingga dapat kembali meraih posisi tertinggi pada pemeringkatan tahun mendatang.
“Kami optimistis dapat kembali meraih posisi sebagai ‘Muslim-Friendly Destination of the Year’ pada tahun depan,” pungkasnya.
Dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia dan dukungan ekosistem halal yang terus berkembang, Indonesia kini semakin dekat untuk mewujudkan ambisi menjadi destinasi wisata ramah Muslim terbaik di dunia.