Selain artefak-artefak kuno, Museum Petra juga menyediakan informasi tentang sejarah dan proses penggalian arkeologi di wilayah Petra. Para pengunjung dapat belajar tentang teknik-teknik penggalian, penemuan-penemuan penting, dan penelitian arkeologis terbaru yang telah dilakukan di situs ini.
Museum ini juga memiliki ruang pameran yang didedikasikan khusus untuk memamerkan sejarah dan kebudayaan suku-suku Bedouin yang tinggal di sekitar wilayah Petra. Pengunjung dapat mempelajari gaya hidup tradisional, pakaian, seni, dan kerajinan tangan yang merupakan bagian penting dari warisan budaya suku-suku tersebut.
Dengan koleksi yang kaya dan informasi mendalam tentang sejarah dan budaya Petra, Museum Petra menjadi tempat penting bagi para pengunjung yang tertarik untuk memahami warisan kuno Yordania dan khususnya kawasan Petra yang memukau.
2. Djinn Block
Djinn Block adalah salah satu situs arkeologi yang menarik di Petra, Yordania. Situs ini terletak di bagian tengah kota kuno Petra dan dikenal karena arsitektur yang unik serta relief-relief yang menghiasi dinding batu.
Nama "Djinn Block" berasal dari istilah Arab "djinn" yang berarti makhluk gaib atau roh dalam mitologi Arab. Nama ini diberikan karena kepercayaan, relief-relief yang terukir di dinding batu di situs ini mungkin terkait dengan kepercayaan agama atau mitologi kuno yang melibatkan makhluk-makhluk gaib atau roh.