1. Pilot dilarang memiliki janggut
Beberapa maskapai penerbangan memberikan larangan agar pilotnya tidak memiliki janggut. Alasannya agar masker oksigen yang digunakan dapat terpasang sempurna saat kondisi genting. Janggut dirasa dapat menghalangi penggunaan oksigen oleh sang pilot. Hal ini cukup memberikanmu jawaban mengenai mengapa pilot sering terlihat rapi dan bersih tanpa janggut berlebihan, kan?
2. Pesawat harus tetap dingin
Jika Anda merasa kedinginan di pesawat, jangan panik atau buru-buru minta penghangat. Ternyata, seluruh kabin pesawat memang sengaja harus tetap berada pada kondisi dingin. Menurut penelitian, terdapat hubungan antara temperatur dan tekanan pesawat serta hilangnya kesadaran karena hypoxia. Hypoxia ini disebabkan oleh udara panas berlebihan di kabin.
3. Pesawat tidak pernah terbang lurus
Pada penerbangan yang panjang penumpang biasanya akan mendapatkan peta lengkap dengan arah penerbangan yang dilakukan. Biasanya tanda yang menunjukkan arah penerbangan berjalan lurus. Namun, faktanya pesawat tak pernah berjalan lurus. Kadang memutar bahkan zig-zag. Hal ini terjadi karena fakta bumi tidak berbentuk datar layaknya peta.
4. Tempat duduk paling nyaman
Dalam posisi pesawat terbang, kursi yang paling tidak nyaman dan mempunyai banyak guncangan berada di posisi belakang. Anda sebaiknya memilih kursi di bagian tengah yang dekat dengan sayap agar tidak merasakan guncangan dan dapat duduk dengan nyaman.
5. Pendaratan yang kasar bisa saja karena disengaja
Pada saat cuaca buruk, kemungkinan pesawat mendarat dengan kasar memang sering terjadi. Namun, ternyata hal tersebut bukanlah karena si pilot kurang pengalaman. Faktanya, para pilot melakukan hal tersebut jika landasan berada dalam kondisi tergenang air. Pilot harus dengan sengaja mendaratkan pesawat dengan keras untuk memecah lapisan air agar tidak terjadi terpeleset saat landasan bawah.
6. Masker oksigen hanya bertahan selama 15 menit
Jika Anda berpikir masker oksigen dapat bertahan lama, maka Anda salah. Ternyata masker oksigen hanya mampu bertahan selama 15 menit. Namun, tidak perlu panik karena ternyata 15 menit adalah waktu yang cukup untuk pilot agar bisa mengarahkan pesawat ke ketinggian yang lebih rendah supaya para penumpang bisa bernapas dengan normal.