JAKARTA, iNews.id - Tren memilih parfum di kalangan Milenial dan Gen Z mulai berubah. Jika dulu merek ternama dan harga fantastis dianggap sebagai simbol kemewahan, kini semakin banyak anak muda yang justru mengutamakan kualitas aroma, konsentrasi parfum, dan daya tahannya dibanding sekadar nama besar sebuah brand.
Perubahan pola belanja ini sejalan dengan hasil riset global Mintel dalam laporan The Changing Definition of Luxury in Fragrance. Riset tersebut mengungkap 57 persen konsumen kini mendefinisikan kemewahan parfum dari kualitas bahan dan racikannya, sementara hanya 39 persen yang masih menganggap harga mahal sebagai tolok ukur utama.
Fenomena ini menunjukkan lahirnya generasi smart shopper. Mereka semakin kritis dalam menentukan pilihan, membandingkan kualitas dengan harga, serta mencari parfum yang mampu bertahan lama tanpa harus menguras kantong.
Head of Marketing Priskila, Risa Trisanti, mengatakan perubahan tersebut menjadi salah satu tren yang paling terlihat dalam perkembangan industri wewangian di Indonesia.
"Seiring berkembangnya industri wewangian di Indonesia, cara memilih parfum pun terus berkembang mengikuti gaya hidup modern," kata Risa di SCENTORY: The Signature of Experience di JakartaXBeauty (JXB), belum lama ini.