JAKARTA, iNews.id – Ramadhan selalu menghadirkan berbagai kreativitas baru dalam dunia usaha. Tahun ini muncul tren menarik, tirai penutup kedai yang biasanya hanya berfungsi menutup warung saat siang hari justru disulap menjadi media promosi bagi pelaku usaha lokal.
Inovasi ini memanfaatkan tirai yang menutup kedai makan selama jam puasa sebagai ruang promosi produk. Alih-alih dibiarkan polos, tirai tersebut kini menampilkan berbagai informasi dan visual promosi milik pelaku usaha lokal, mulai dari brand makanan, kopi, hingga produk kreatif.
Cara ini dinilai memberi napas baru dalam strategi pemasaran, sekaligus memanfaatkan ruang yang sebelumnya tidak memiliki fungsi promosi.
Michael Hartawan, Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago, mengatakan ide tersebut lahir dari semangat kolaborasi selama Ramadhan. Menurutnya, bulan puasa merupakan momen yang tepat untuk menghadirkan ruang kerja sama yang saling menguntungkan bagi pelaku usaha.
"Melalui gerakan ini, kami ingin menghadirkan semangat Ramadhan sebagai momen penuh berkah dan kebaikan. Dengan menciptakan ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk saling mendukung dan bertumbuh bersama, diharapkan semakin banyak peluang yang terbuka bagi usaha lokal," ujar Michael, Senin (9/3/2026).
Dalam praktiknya, pelaku usaha dapat menempatkan materi promosi pada tirai kedai makan atau minuman yang tutup sementara saat siang hari. Ketika tirai tersebut terlihat dari jalan, pengunjung yang melintas tetap dapat mengenal produk atau brand yang dipromosikan.
Pendekatan ini membuat tirai kedai yang biasanya hanya menjadi penanda warung tutup, berubah menjadi papan iklan sederhana yang efektif.