Teknologi AI Bantu Deteksi Dini Kanker Paru hingga Payudara, Ini Kata Dokter

Annastasya Rizqa
Deteksi kanker paru hingga payudara kini bisa dengan AI. (Foto: Ilustrasi AI)

Berdasarkan data GLOBOCAN 2020, kanker paru menempati urutan ketiga sebagai jenis kanker dengan jumlah kasus baru terbanyak di Indonesia. Pada umumnya, kanker paru ditandai dengan terbentuknya nodul atau benjolan yang tumbuh secara tidak terkendali dan berpotensi berkembang menjadi ganas. 

Nodul yang bersifat ganas umumnya berukuran lebih besar, dengan bentuk yang cenderung bergelombang atau tajam, serta memiliki tekstur semi-padat atau tidak padat. Kondisi ini sejatinya dapat diantisipasi melalui deteksi dini, mengingat pembentukan nodul pada paru dapat menjadi salah satu indikasi awal kanker paru.

"Dalam hal ini, proses skrining penyakit paru khususnya kanker paru dengan bantuan teknologi AI dapat membantu dokter melakukan deteksi secara lebih efisien," jelas dr Sita Laksmi Andarini, Sp.P(K), Subspesialis Onkologi Toraks.

Dengan dukungan teknologi terbaru ini, hasil patologi anatomi dapat diakses secara real-time di seluruh jaringan rumah sakit Siloam di Indonesia dan secara mobile, sehingga dapat meningkatkan akurasi, memangkas waktu interpretasi, pengiriman hasil, dan mempercepat pengambilan keputusan klinis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
19 jam lalu

Intip Manfaat Brokoli hingga Kubis, Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus

Health
4 hari lalu

Puasa Ramadhan Bisa Cegah Kanker? Ini Faktanya!

Health
8 hari lalu

Kenapa Laki-Laki Dianjurkan Vaksin HPV meski Tidak Kena Kanker Serviks? Ini Jawabannya!

Megapolitan
11 hari lalu

Pramono Mau Sulap Lahan Sumber Waras jadi RS Internasional untuk Kanker dan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal