Sensor Helikopter Mars NASA Mati, Ini Penyebabnya

Dini Listiyani
Sensor Helikopter Mars NASA Mati, Ini Penyebabnya (Foto: NASA)

JAKARTA, iNews.id - Ingenuity, helikopter kecil yang menemani penjelajah Perseverance NASA ke Mars. Sejak tiba di Mars, Ingenuity telah melampaui ekspektasi desain, dengan 28 penerbangan berhasil dilakukannya. 

Namun, kondisi di kawah Jezero telah berubah sejak kedatangan kapal itu. Ingenuity melakukan penerbangan pertamanya pada April 2021, selama musim semi di daerah Jezero, sebagaimana dikutip dari Space. 

Sekarang, suhu musim dingin, yang bisa turun hingga sekitar minus 112 derajat Fahrenheit (minus 80 derajat Celcius) di malam hari, mendorong perubahan dalam aktivitas dan perangkat lunak Ingenuity untuk menjaga kendaraan tetap berfungsi selama musim dingin.

Saat suhu menurun selama beberapa minggu terakhir, operator di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Selatan mulai membuat Ingenuity tidur setiap malam sebagai cara untuk melindungi sistemnya dari kondisi yang keras. 

Meski begitu, fluktuasi ekstrem antara suhu siang dan malam telah menyebabkan tekanan pada komponen Ingenuity, dan diagnostik baru-baru ini mengungkapkan kegagalan pada inklinometer kendaraan, salah satu sensor navigasinya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira

57 tahun lalu

Pendaki Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi Helikopter usai Terjebak Kabut

57 tahun lalu

Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup, 8 Korban Telah Dievakuasi

57 tahun lalu

Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Seluruh Penumpang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal