Riset ini tidak hanya memberikan kontribusi besar pada ilmu pengetahuan tetapi juga memperkuat upaya pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Dalam riset tersebut, Danone SN Indonesia menyoroti beberapa isu kesehatan penting seperti stunting yang memengaruhi kognitif dan generasi mendatang, anemia yang menurunkan produktivitas, serta pentingnya kesehatan pencernaan dan imunitas untuk kesejahteraan jangka panjang.
Medical and Scientific Affairs Director Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia, dr Ray Wagiu Basrowi mengatakan pihaknya terus mendorong transformasi kesehatan masyarakat dengan berinvestasi dalam penelitian inovatif bekerja sama dengan berbagai institusi akademik serta medis terkemuka, seperti PKGM Universitas Gadjah Mada (UGM), Departemen Ilmu Kesehatan Anak Universitas Airlangga, Rumah Sakit Dr Soetomo, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dan Universitas Hasanuddin.
“Kerja sama ini bertujuan menghasilkan solusi kesehatan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sekaligus mempercepat transformasi layanan kesehatan yang inklusif dan adaptif terhadap tantangan masa depan," ujar Way dalam keterangan persnya, Selasa (23/12/2024).
Dia mengungkapkan, hasil riset telah dipublikasikan di berbagai konferensi seperti The Professional Society for Health Economic and Outcomes Research (ISPOR) dan jurnal ilmiah internasional dan nasional, antara lain Heliyon, Nutrients, PGHN, The Open Public Health Journal, dan Bali Medical Journal.
"Dengan pendekatan ilmiah berbasis data, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam menangani isu-isu kritis seperti stunting, anemia, dan kesehatan pencernaan. Semua riset dan publikasi yang dihasilkan Danone SN Indonesia berakar pada sains dan didasari kebutuhan nyata serta gap kesehatan di masyarakat,” kata dr Ray.