NASA Ungkap Penemuan Baru Asteroid Bennu, Partikel Pembentuk Bagian Luar Lebih Longgar dari Perkiraan

Dini Listiyani
NASA Ungkap Penemuan Baru Asteroid Bennu (Foto: NASA Goddard/ YouTube)

Para ilmuwan percaya, misalnya, bahwa Bennu, yang mereka katakan “hampir tidak terikat oleh gravitasi atau gaya elektrostatik”, dapat pecah di atmosfer Bumi dan karenanya menghadirkan jenis bahaya yang berbeda dari asteroid padat.

“Saya pikir kita masih dalam tahap awal untuk memahami apa itu badan-badan ini, karena mereka berperilaku sangat berlawanan dengan intuisi,” kata ilmuwan OSIRIS-REx Patrick Michel.

OSIRIS-REx sedang dalam perjalanan kembali ke Bumi dan diperkirakan akan mengirimkan sampel asteroid Bennu pada September 2023. Para ilmuwan percaya Bennu terbentuk dalam 10 juta tahun pertama keberadaan tata surya kita. 

Oleh karena itu, sampel dapat mengungkapkan lebih banyak tentang bagaimana hal itu terjadi, dan mungkin membuka beberapa misteri tentang asal usul kehidupan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cetak Sejarah! Romo Asal Indonesia Bayu Risanto Diabadikan sebagai Nama Asteroid

57 tahun lalu

Gak Nyangka! Ratusan Bulan Kecil Mengorbit Asteroid

57 tahun lalu

Momen Asteroid Pembunuh Planet Melewati Bumi Tertangkap NASA

57 tahun lalu

Asteroid Besar Bakal Melintas Dekat Bumi Pekan Ini, Ukurannya hingga 260 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal