Dalam penelitian yang diterbitkan awal bulan ini di jurnal Icarus, Rhoden dan rekannya Matthew Walker dari Planetary Science Institute di Tucson, Arizona, menunjukkan ada goyangan kecil, atau "librasi" di orbit bulan yang terdeteksi oleh pesawat luar angkasa Cassini NASA.
Dapat dijelaskan, bahwa ada interaksi dengan Saturnus yang menghasilkan panas yang cukup mempertahankan lautan di bawah cangkang es yang tebal. Sebuah model yang dikembangkan oleh tim menunjukkan cangkang es memiliki ketebalan 14 hingga 20 mil.
"Temuan yang menunjukkan Mimas adalah target yang menarik untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Rhoden.
Hal tersebut dapat membuat ilmuwan mempelajari potensi bulan untuk mendukung lautan. Dan dapat membantu para peneliti memahami prevalensi bulan lautan di lokasi yang lebih jauh dan kurang dieksplorasi, seperti Uranus.