SAN FRANCISCO, iNews.id - Alam semesta masih menyimpan banyak misteri. Galaksi terdekat dan black holenya dapat menyimpan jawaban atas awal mula alam semesta yang belum terjawab.
Sebuah black hole di dalam galaksi terdekat yang disebut Tol-0440-381 bersinar sekitar satu juta kali lebih terang dari Matahari. Para peneliti dari Universitas of Iowa menemukan dalam sebuah studi baru.
Tim menegaskan dalam studi, objek ini menunjukkan black hole powerful dapat memainkan peran utama dalam evolusi kosmis. Ratusan ribu tahun setelah Big Bang, alam semesta transparan untuk beberapa waktu tapi tidak memiliki bintang.
Zaman kegelapan ini berakhir sekitar 400.000 tahun setelah Big Bang saat bintang-bintang pertama mulai terbentuk dan cahaya membanjiri kosmos muda. Menurut Goddard Space Flight Center NASA, Bintang-bintang paling awal ini berukuran raksasa, sekitar 30 hingga 300 kali lebih besar dari Matahari dan jutaan kali lebih terang.
Tungku bintang yang kuat ini terbakar hanya beberapa juta tahun sebelum meledak sebagai supernova. Sementara hidup mereka singkat dan ekstrem, bintang-bintang paling awal ini memiliki dampak luar biasa pada alam semesta modern, sebagaimana dikutip dari Space.