Beda Satelit Nano vs Konvesional, Paling Menonjol dari Segi Ukuran

Tangguh Yudha
Beda Satelit Nano vs Konvesional (Foto: BRIN)

JAKARTA, iNews.id - Satelit nano pertama Surya Satellite-1 (SS-1) berhasil mengorbit di orbit rendah Bumi atau LEO. Satelit mempunyai perbedaan signifikan antara yang konvensional. Ini beda satelit nano SS-1 dengan konvensional.

Menurut Pemimpin Proyek Setra Yoman perbedaan paling signifikan antara satelit nano dan yang konvesional terlihat dari segi ukuran. Satelit nano mempunyai ukuran yang lebih compact dibanding konvensional.

"Kalau satelit nano SS-1 hanya berukuran 10 x 10 x 11.35 cm dengan berat hingga 1,3 kg. Sementara satelit konvensional ukurannya skala meter dan beratnya bisa berton-ton," kata Setra. 

Tak hanya ukuran, perbedaan juga terletak pada fungsinya. Menurut Setra, satelit nano memiliki fungsi yang lebih terbatas karena ukurannya yang sangat ringkas, sehingga penggunaan komponen juga terbatas. 

"Untuk SS-11 ini difungsikan untuk komunikasi sekaligus sebagai alat pedeteksi kebencanaan. Kalau satelit konvensional ukurannya besar fungsinya juga lebih banyak," ujar pria lulusan Universitas Surya itu.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
14 hari lalu

BRIN Siapkan Bandar Antariksa Nasional, Biak Dipilih Jadi Lokasi Paling Strategis

14 hari lalu

NEO-1, Satelit Observasi Bumi Buatan BRIN yang Siap Meluncur 2027

14 hari lalu

BRIN Luncurkan Satelit NEO-1 Januari 2027, Seluruh Perakitan Dilakukan di Indonesia

14 hari lalu

BRIN bakal Luncurkan Satelit Mikro Buatan Dalam Negeri Awal 2027, Ini Fungsinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal