Bagaimana Aturan Belum 5 Menit saat Makanan Jatuh dalam Pandangan Sains? Begini Penjelasannya

Dini Listiyani
Bagaimana Aturan Belum 5 Menit saat Makanan Jatuh dalam Pandangan Sains (Foto: unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Ungkapan belum 5 menit sudah tidak asing bagi sejumlah masyarakat Indonesia saat makanan jatuh. Namun, bagaimana sebenarnya dari kaca mata sains terkait aturan tersebut?

Ilmuwan pengetahuan menjawab mengenai jumlah waktu aman untuk memakan makanan yang terjatuh ke lantai. Ternyata itu semua tergantung pada jenis makanan dan di mana menjatuhkannya. 

Makanan 'basah' seperti potongan semangka, apel, dan daging menarik banyak bakteri lebih cepat dibandingkan makanan kering seperti keripik atau kue. Jadi dengan makanan ini, kata ahli, semakin sedikit waktu di lapangan semakin baik.

Meskipun kamar mandi dan dapur menampung bakteri paling banyak, tidak ada tempat yang aman untuk menghindari bakteri di rumah karena setidaknya 400 kuman mikroskopis berada di area seperti ruang tamu.

Penelitian tersebut mengungkapkan ada 30.000 sel bakteri per 100 mililiter air di trotoar, termasuk kotoran dan E. Coli yang kemudian dilacak ke dalam rumah Anda dan dipindahkan ke makanan apa pun yang Anda jatuhkan ke lantai.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Health
6 jam lalu

Kemenkes Beri Lampu Hijau Vaksin Dengue Gratis untuk Rakyat? Ini Faktanya!

Health
8 jam lalu

Kesehatan Pencernaan Jadi Fokus Utama Masyarakat Modern, Ini Faktanya!

Health
1 hari lalu

Waspada! Muka Pucat Jadi Gejala Awal Gagal Ginjal

Nasional
3 hari lalu

Update! Wamenkes Pastikan Status BPJS Pasien Cuci Darah yang Viral Sudah Aktif Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal