Apa Itu Hari Tanpa Bayangan? Begini Penjelasannya

Dini Listiyani
Apa Itu Hari Tanpa Bayangan? Begini Penjelasannya (Foto: LAPAN)

"Fenomena ini selalu terjadi dua kali setahun untuk kota-kota atau wilayah yang terletak di antara dua garis. Garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat Lintang Selatan). Sementara itu, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan hanya akan mengalami hari tanpa bayangan Matahari sekali dalam setahun, yakni ketika Solstis Juni (20/21 Juni) untuk Garis Balik Utara maupun Solstis Desember (20/21 Desember) untuk Garis Balik Selatan," kata Andi.

Di luar ketiga wilayah tersebut, Matahari tidak akan berada di Zenit ketika tengah hari sepanjang tahun, melainkan agak condong ke Selatan untuk belahan Bumi Utara maupun agak condong ke Utara untuk belahan Bumi Selatan.

Andi menambahkan, cara paling sederhana bagi masyarakat bisa mengamati detik-detik tanpa bayangan adalah dengan menggunakan benda tegak seperti tongkat atau spidol atau benda lain yg bisa diberdirikan. Letakkan di permukaan yang rata dan kemudian amati sesuai dengan jam yang telah ditentukan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Destinasi
1 bulan lalu

Viral Awan Hari Terakhir 2025 di Pantai Pangandaran Bentuknya Unik, Ini Fotonya!

Sains
2 bulan lalu

Penyebab Langit Merah Darah di Pantai Panimbang, Benarkah Pertanda Buruk?

Nasional
2 bulan lalu

Viral Langit Merah Darah di Pantai Panimbang Pandeglang, Bikin Merinding!

Sains
2 bulan lalu

Sebentar Lagi Ada Hujan Meteor Geminid di Langit Indonesia, Catat Tanggalnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal