YouTube dan TikTok Disinyalir Paling Banyak Kumpulkan Data Pengguna 

Tangguh Yudha
Laporan URL Genius mengungkapkan YouTube dan TikTok mengumpulkan lebih banyak data daripada aplikasi media sosial lain. (Foto: Reuters)

URL Genius sendiri menggunakan fitur App Activity Recording yang tersedia dalan sistem operasi iOS untuk mendapatkan temuan ini. 

Melalui fitur App Activity Recording, peneliti dapat menentukan berapa banyak domain berbeda yang memantau aktivitas pengguna di YouTube, TikTok, Twitter, Telegram, LinkedIn, Instagram, Facebook, aplikasi Snapchat, Messenger, dan WhatsApp dalam satu sesi. 

YouTube dan TikTok masing-masing membuat 14 koneksi jaringan, lebih besar dibandingkan aplikasi-aplikasi lain yang rata-rata hanya enam koneksi jaringan. Dimungkinkan juga untuk menetapkan 10 pelacak YouTube termasuk dalam layanan tersebut. 

Ini berarti pada dasarnya platform memantau aktivitas pengguna untuk keuntungannya sendiri. Pada saat yang sama, empat pelacak mengirimkan data ke pihak ketiga.  

Dalam kasus TikTok, 13 dari 14 pelacak berbagi data dengan pihak ketiga dan pelacakan tidak berhenti jika pengguna tidak memberikan izin dalam pengaturan aplikasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

Reza Arap Tak Percaya Dipilih Siarkan Piala AFF 2026: Saya Sangat Terhormat!

7 hari lalu

Tak Hanya Tayang di TV, Piala AFF 2026 Bisa Disaksikan di YouTube Reza Arap

11 hari lalu

BPOM Bongkar TikTok Jadi Platform dengan Penjualan Kosmetik Ilegal Tertinggi

15 hari lalu

Ki Atmo, Roy Kiyoshi dan Teh Fenny Kompak Ungkap Hal yang Sama, Mas Den Langsung Terdiam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal