WhatsApp Paksa Pengguna Setujui Aturan Privasi, Komisi I: Secara Prinsip Tak Masalah

Fikri Kurniawan
WhatsApp Paksa Pengguna Setujui Aturan Privasi, Komisi I: Secara Prinsip Tak Masalah (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id -WhatsApp ramai dibicarakan belakangan ini karena aturan yang seolah memaksa pengguna menyetujui aturan baru. Selain itu, WhatsApp juga dikritik karena membagikan data penggunanya ke Facebook, induk perusahaannya. 

Bobby Rizaldi, anggota Komisi I DPR mengatakan, secara prinsip sebenarnya tidak masalah WhatsApp melakukan hal tersebut, selama pengguna diinformasikan sebelumnya, dan memberikan izin (written consent) secara sadar untuk memberikan datanya.

Bobby juga mengatakan, lembaganya belum ada rencana untuk melakukan pemanggilan terhadap WhatsApp. Sebab, hari Senin, 11 Januari 2021 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga dijadwalkan akan bertemu dengan WhatsApp.

"Kita menunggu hasil Kemenkominfo yang meminta penjelasan teknis dari platform WA/FB, dan bagaimana kesimpulan akhir nya, apakah WA/FB sudah memenuhi standar kelayakan keamanan perlindungan data sebagai pengendali dan pemroses data pribadi," kata politikus Partai Golkar itu, saat dihubungi MNC Portal.

Di sisi lain, sikap WhatsApp juga tidak dapat dikenakan sanksi karena Indonesia tidak memiliki aturan terkait hal ini. Tetapi memurut Bobby, bisa saja payung hukumnya ternaungi dalam aturan seperti PP No. 71 Tahun 2019.

Adapun aturan baru serupa yang masih diolah oleh pemerindah dan DPR adalah RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP). RUU ditargetkan rampung dalam waktu dekat. "Ditargetkan selesai 1 atau 2 masa sidang ke depan," ujar Bobby.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Terungkap! Ini Isi Pesan WhatsApp Teror Bom di SD Jaksel

17 hari lalu

Fitur Username WhatsApp Tidak Aman dan Rentan Penipuan? Meta Buka Suara!

22 hari lalu

Cara Membuat Username WhatsApp, Gampang Banget!

22 hari lalu

WhatsApp Resmi Rilis Fitur Username, Kini Chat Tak Butuh Nomor HP!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal